MUSYAWARAH DESA (MUSDESSUS BLT DD TAHUN 2021   MUSYAWARAH DESA (MUSDESSUS BLT DD TAHUN 2021
  

Musdes Khusus Validasi, Finalisasi dan penetapan calon penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Desa Lantak Seribu, Senin (8/2/2021).

Kepala Desa Lantak Seribu, Ketua BPD, Tokoh Masyarakat, Pemuka Agama, Lembaga Adat (LAD), LKD, RT, Perwakilan Perempuan dan Tamu undangan lainnya.

Kepala Desa Lantak Seribu H. SAMONO dalam arahannya menyampaikan, Musdes Khusus yang dilaksanakan pada hari ini merupakan rangkaian tahapan yang telah dilakukan oleh desa. Dimana Kades selaku penanggungjawab dalam team relawan Pencegahan mewabahnya covid 19.

Sebelumnya telah mengeluarkan surat tugas kepada tiga orang minimal untuk melakukan pendataan berbasis RT diwilayah Desa Lantak Seribu, Sehingga data yang telah ada merupakan orang yang masuk kategori miskin yang belum masuk dalam data base DTKS.

Hari ini adalah agenda validasi, finalisasi dan sekaligus penetapan data, yang mana sumber data yang akan di sepakati tersebut ada dua yaitu data DTKS dan Data hasil team melakukan pendataan beberapa waktu yg lalu.

H. SAMONO  menegaskan, bahwa kedua sumber data ini harus benar benar dan disepakati sesuai juknis yg telah dikeluarkan Kementerisner Desa bahwa calon penerima BLT DD ini masuk kategori;
a. Bukan penerima PKH
b. Bukan penerima BPNT
c. Bukan penerima kartu pra kerja
d. Bukan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dri kementerian sosial.

Adapun yang berhak menerima kelak adalah;
? Orang miskin yang kehilangan mata pencaharian akibat covid19
?Dalam keluarga mereka ada yg mengidap penyakit kronis/menahun

Kepala Desa Lantak Seribu H. Samono menegaskan bahwa jangan sampai masih ada orang miskin yang terlupakan pada saat pendataan oleh team relawan dan juga tidak masuk dalam data DTKS, maka masih besar peluang di musyawarahkan sekarang, Jangan sampai dikemudian hari ada warga desa Lantak Seribu yang merasa miskin namun tidak terfasilitasi Sehingga menimbulkan masalah dikemudian hari.

Yang hadir hari ini adalah tokoh- tokoh masyarakat, pemuka agama dan keterwakilan perempuan, agar apa yg dihasilkan dan ditetapkan bersama dalam musyawarah ini ikut mensosialisasikan kepada warganya. jangan sampai ada pandangan di masyarakat kelak bahwa BLT DD itu hanya kepala desa yang ngatur, itu yang kita khawatirkan.

Diakhir pengarahannya, H. Samono menegaskan kembali dikeluarkannya aturan dari kementerian Desa berupa juknis pendataan penerima BLT DD dan disusul dengan penegasannya serta Peraturan Bupati Merangin Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 untuk pedoman pelaksanaan bantuan langsung tunai DD benar benar di pedomani bersama.

“Sehingga target target penyaluran BLT DD bisa terlaksana sesuai Peraturan Mentri Desa PDTT Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Perioritas Penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2021.


#https://www.youtube.com/watch?v=dBvYuwFAyl8#